Kendaraan PT. Damkar Akan Dievaluasi

Sangata (ANTARA News – Kaltim) – Pihak Dinas Perhubungan, Komunikasi Informatika Kutai Timur berjanji akan mengevaluasi keberadaan kendaraan pengangkut batu bara milik PT. Damanka yang menggunaan jalan negara di Desa Singa Gembara, Kutim, Kaltim. Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi Informatika Kutai Timur, Johansyah Ibrahim di Sangata, Selasa bahwa rusaknya jalan negara yang merupakan lintas utara Kalimantan itu akibat beban berat kendaraan batubara milik PT. Damanka sebuah perusahaan tambang batu bara yang setiap hari menggunakan jalan negara. “Pemkab Kutim bersama pihak terkait lain, yakni kepolisian Polres Kutai Timur akan mengecek beban setiap kendaraan pengangkut barubara yang melintas di Jalur Sangata-Bengalon,” imbuh dia. Johansyah Ibrahim yang mantan wartawan senior Kalimantan Timur didampingi Kabid Perhubungan Darat Dishub Kutai Timur Sukran mengataka bahwa kualitas jalan kelas III hanya bisa dilewati kendaraan yang berbobot maksimal antara 8 hingga 12 ton namun kendaraan perusahaan diperkirakan melebihi kapasitas. Truk angkutan batu bara milik PT Damanka yang menggunakan separuh jalan umum. “Sebenarnya secara umum, jalan negara atau jalan umum, siapa pun bisa melintas. Namun perlu dipahami bersama bahwa jalan negara lintas Kaltim khususnya poros Sangatta- Bengalon itu hanya kelas tiga dengan beban maksimal delapan sampai ton,” ujarnya. Tidak ada larangan melintas jalan negara, kendaraan apapun jenisnya baik milik perusahaan pertambangan maupun kendaraan milik perusahaan perkebunan. Hanya saja beban kendaraan yang melintasi jalan kelas III tidak itu tidak dibenarkan melampaui batas beban angkutan. “Kalau itu dilanggar, maka jalan negara itu dipastikan cepat rusak karena tidak mampu lagi menahan beban kendaraan yang terlalu berat,”kata Johansyah Ibrahim. Pihaknya guna memastikan truk angkutan batubara milik PT. Damanka maka akan mengecek langsung. Johansyah Ibrahim, mantan Kabag Humas Pemkab Kutai Timur juga menjelaskan izin operasi PT Damanka di sebelah kanan dari arah jalan poros Sangatta-Bengalon sudah habis sejak Oktober 2010 lalu. Perusahaan dengan investor asal India itu hanya boleh beroperasi di sebelah kiri dari arah jalan poros Sangatta Bengalon, mengingat sebelah kanan itu bbukjan izin operasi.

0 Responses to “Kendaraan PT. Damkar Akan Dievaluasi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: